BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM IT

Media bimbingan dan konseling saat ini telah berkembang dengan pesat sesuai dengan perkembangan jaman dan kebutuhan manusia yang semakin meningkat. Media bimbingan dan konseling seperti internet akan menyediakan data atau informasi yang akurat bagi siswa. Hubungan konseling memerlukan empati, sehingga penggunaan media sebaiknya terbatas pada usaha perolehan data dan informasi saja.
Untuk mempergunakan media bimbingan dan konseling perlu diperhatikan budaya yang dimiliki oleh siswa, sehingga pemilihan media bimbingan dan konseling akan efektif Perlu pelatihan atau peningkatan kompetensi konselor dalam menguasai teknologi informasi.
Dalam proses pembelajaran dikenal pula istilah media pembelajaran. Media pembelajaran adalah suatu peralatan baik berupa perangkat lunak maupun perangkat keras yang berfungsi sebagai belajar dan alat bantu mengajar. Sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran, maka media belajar ini akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing bahan ajar yang akan disajikan juga memperhatikan karakteristik siswa.
Jenis-jenis media yang dipakai serta manfaatnya :
1). Komputer
Pesatnya perkembangan teknologi komputer ini memang sebagai jawaban untuk akses data atau informasi. Perubahan di masyarakat yang semakin cepat pada akhirnya menuntut perkembangan teknologi komputer yang semakin canggih. Saat ini dibutuhkan akses data yang cepat, sehingga pada akhirnya prosesor yang ada juga semakin cepat. Dari ini kita bisa menyimpan daftar dan data dari prkembangan karakteristik dari seorang klien.
2). Peralatan Audio
Pada dasarnya alat ini berfungsi sebagai player. Sebagai sebuah player, maka alat ini dapat memainkan musik dan dapat merekam suara. Fuugsi dari alat ini yakni dapat merekam percekapan antara konseling dan seorang klien dalam proses bimbingan dan konseling berlangsung, dan dapat memutar kembalihasil-hasil selama sesi konseling.
3). Peralatan Visual
Alat visual dapat bermacam-macam ragamnya seperti video player dan VCD/DVD player. Pada awalnya, penggunaan peralatan visual adalah dengan mempergunakan projector. Penggunaan proyektor ini dipandang tidak efisien, karena dalam proses produksinya membutuhkan tahapan-tahapan yang panjang. Mulai dari merekam gambar sampai dengan menampilkan gambar. Bahkan seringkali dijumpai mutu gambar yang tidak bagus dan bahkan mudah rusak. Sehingga lambat laun peralatan ini mulai ditinggalkan. Dari peralatan ini konselin juga bisa merekam kegiatan keseharian dari seorang klien agar konseling bisa mengetahui perkembangannya dan bisa memakai teori-teori bimbingan dan konseling agar dapat mengembangkan potensi bakat dari klien sampai seterusnya.
Komentar
Posting Komentar